Spiga

13 PRINSIP YANG MEMASTIKAN KESUKSESAN JANGKA PANJANG ANDA

Sesungguhnya ada lebih dari 13 prinsip untuk menjadi sukses secara financial, tetapi dalam daftar urutannya ada 13 prinsip yang paling terdepan dan teratas.

Untuk benar-benar menaruh prinsip-prinsip ini didalam perilaku kita sehari-hari, kita harus berada dalam pikiran bawah sadar kita. Agar hal ini dapat terjadi, anda perlu membaca dan membaca semua tulisan di artikel ini. Percayalah apa yang anda lakukan akan mendatangkan hasil.

Langkah berikutnya adalah mempraktekannya dalam kehidupan sehari-hari, dan ini adalah bagian yang paling menarik!

1. Hindari Mental Kejatuhan

Anda semua bereaksi terhadap situasi di sekeliling berdasarkan pola pikir anda. Sebagai contoh, apabila ada sebidang tanah yang bagus dan sedang dijual oleh seseorang yang terkenal licik, apa yang biasanya anda pikirkan?

· Jangan terlibat dalam penjualan itu

· Ia akan menghabiskan uang saya

· Properti tersebut mungkin harganya tidak seperti itu

· Atau hal buruk lain

Sebetulnya apabila saya menemukan tanah yang seperti itu… maka saya membelinya dengan cara pertama-tama mencari pengacara untuk membuatkan kontrak perjanjian yang tidak bisa dibantah. Sehingga saya menghilangkan segala hal yang buruk dari sana, dan beberapa tahun kemudian saya menjual tanah itu, dan saya mendapatkan jutaan rupiah dari penjualan tersebut.

Mental kejatuhan yang harus anda hindari:

· Berpikir bahwa uang anda akan tinggal selamanya

Ketika sejumlah uang menyentuh nomor rekening anda untuk beberapa kali secara berurutan, anda akan sangat tergoda untuk berpikir bahwa anda “sekarang dalam ruang aman.” Tetapi harus diingat, bahwa tidak sesuatu akan tinggal (kekal) selamanya.

· Mempercayai bahwa “masuknya mudah, keluarnya juga mudah”

Mental seperti ini adalah bukti dari mereka yang berusaha membenarkan bukti dari mereka yang berusaha membenarkan pengeluaran mereka, dan berkata, “kalau saya mengeluarkan uang terlalu banyak hari ini, itu bukan hal yang luar biasa, besok saya akan mendapatkan uang lebih banyak lagi”

Tanpa perencanaan yang baik, “mudah masuk” akan menjadi “jarang masuk” dan “mudah keluar” akan menjadi “keluar selamanya”

· Mengambil resiko yang sangat besar

Menjadi pintar dengan uang anda adalah sebuah proses, langkah demi langkah, bukan langkah satu kali saja dan semuanya menjadi beres. Anda tidak harus mengambil resiko untuk menjadi sukses secara financial.

Pada kenyataannya, begitu anda berhasil membuat jutaan rupiah yang pertama, maka resiko untuk mendapatkan jutaan rupiah kedua akan menjadi lebih rendah.

2. Men-setting Goal

Seseorang pernah berkata bahwa perbedaan antara mereka yang kaya dan yang tidak kaya adalah hanya pada sebuah kemampuan dalam mengambil mimpinya dan menjadikannya kenyataan. Dengan menjadi tuanterhadap uang (bukan kebalikannya), anda sanggup untuk mengubah mimpi menjadi kenyataan.

Tidak ada kehidupan yang sungguh amat bodoh sehingga seorang yang mengumpulkan uangnya hanya untuk kepentingan kekayaanya itu sendiri. Uang anda punya tujuan. Pada sebuah catatan dari seorang Benjamin Franklin yang berisi;

“Uang tidak pernah membuat seseorang gembira, dan tidak akan pernah. Kita hidup dalam ilusi bahwa materi dapat menghasilkan kegembiraan, tetapi kebenarannya adalah makin banyak ia memiliki uang makin banyak keinginan mereka. Bukannya digunakan untuk menjadi berarti justru membuat kekosongan baru.”

Rencanakanlah goal-goal pribadi yang amat sangat berarti dalam semua segi kehidupan, termasuk didalamnya: keuangan, keluarga, karir, pendidikan, jasmani, kesehatan, social, kebudayaan, etika dan rohani.

3. Hiduplah Dalam Jangkauan Anda

Apabila penghasilan yang anda peroleh Rp 65 juta/tahun tetapi pengeluaran anda Rp 80 juta/tahun, ini jelas anda tidak hidup dalam jangkauan anda. Biasanya banyak orang tidak tahu secara pasti berapa banyak yang mereka keluarkan setiap tahun.

Apakah anda tahu pengeluaran anda dari tahun lalu? Secara umum, berapa keuntungan yang anda dapat dan berapa kerugian anda? Nasehat keuangan yang paling luar biasa dari nenek moyang kita adalah, “Kalau anda tidak punya, jangan membeli”. Tetapi sekarang, sangat mudah untuk menggunakan kartu kredit kita tanpa kita cek apakah kita dapat membayarnya atau tidak. Kita memaksakan dari kita ke batasan paling ujung dan tidak lagi hidup dalam jangkauan anda.

Tetapi apapun alasannya, anda harus hidup dalam jangkauan anda kalau ingin hidup pintar dengan uang anda.

4. Buat Anggaran dan Laksanakan

Dalam pandangan banyak orang, sebuah anggaran dianggap sebagai penganiayaan, keterkekangan, dan bahkan kematian, tetapi tidak lebih dari pada kebenaran. Ini adalah kunci dari kebebasan financial.

Banyak orang tidak mau mempertimbangkan hidup berdasarkan anggaran karena dari awalnya mereka tidak memutuskan kemana masa depan mereka, apa goal finansial mereka, dan apa yang mereka ingin lakukan dengan uangnya.

Tentu, hidup dalam anggaran memerlukan disiplin, keteraturan, organisasi, dan batasan-batasan, tetapi sejak kapan hal-hal yang berkualitas tersebut jelek?

· Disiplin

· Keteraturan

· Organisasi

· Batasan-batasan

Dibawah ini ada lima langkah sederhana membuat anggaran:

1. Tentukan alasan anda untuk membuat sebuah anggaran: menabung lebih banyak, mengurangi hutang, meningkatkan investasi anda, memberikan lebih banyak untuk kegiatan social, menyekolahkan anak ke universitas, dsb.

2. Hitung penghasilan bersih anda setiap bulannya: jumlah ini sesudah di potongpajak dan pengurangan lainnya.

3. Jumlahkan semua total pengeluaran anda setiap bulan dan pisahkan pengeluaran itu kedalam beberapa kategori: makanan, mobil, tabungan, rumah, ansuransi, hutang, hiburan, kesehatan, dsb.

4. Kurangi total pengeluaran anda kepada penghasilan bersih anda : kalau tidak ada sisa berarti mengeluarkan lebih daripada yang anda peroleh. Ini berarti waktu yang cukup serius untuk mengurangi pengeluaran anda. Anda dapat mencari jalan untuk meningkatkan pendapatan juga, tetapi yang harus dilakukan pertama adalah mengurangi pengeluaran anda.

5. Ciptakan metode untuk mengelola aliran dana anda: Satu cara adalah menyetorkan semua penghasilan anda ke dalam rekening giro anda/cek anda, kemudian gunakan cek/giro anda untuk membayar semua pengeluaran anda. Hal ini akan memaksakan anda untuk mengetahui berapa banyak pengeluaran anda, dan dengan jelas anda tahu kemana perginya dana tersebut.

Apa saja metode yang anda pilih untuk melacak pengeluaran anda, berikan waktu setiap bulan untuk melihat ke dalam anggaran anda dan menyesuaikan untuk kemudian hari. Memang memerlukanusaha untuk terus tinggal dalam angaran anda, tetapi dengan tinggaldalam anggaran anda, usaha untuk mencapai goal anda hanya masalah waktu saja.

5. Bayar Diri Anda Dulu

Menjadi pintar dengan uang anda berarti menabung sebagian dari yang anda peroleh, tidak peduli berapa besar atau berapa kecil penghasilan anda. Anda harus bayar diri anda sendiri lebih dulu.

Rasanya tidak masuk akal kalau kita bekerja selama delapan jam per hari tetapi hasilnya semuanya digunakan untuk membayar cicilan rumah, ansuransi, listrik, telepon, dsb. Anda perlu menyimpan sebagian dari penghasilan anda untuk diri sendiri.

Bayar diri anda dulu. Kalau tidak, berhutang menjadi jalan kehidupan anda. Pertimbangkan untuk menabung sebagai bagian dari membayar diri anda – sebagai prioritas paling tinggi, sehabis anda potong persepuluhan anda (kalau anda berikan persepuluh) dari pendapatan anda. Anda tidak dapat membayar diri anda sendiri tanpa perasaan harga diri yang baik. Diri anda adalah komoditas yang paling berharga!

Bayar diri anda dulu. Tanamkan prinsip ini ke dalam otak bawah sadar anda sampai…anda mulai melakukannya setiap saat dan setiap bulannya.

6. Taruh Uang Anda untuk Bekerja

Uang yang anda sudah simpan untuk diri anda sendiri perlu disimpan supaya bekerja untuk anda. Taruhlah dimana tangan anda tidak dengan mudah dapat mengganggunya, karena jika tidak anda akan menggunakannya dan tidak membuat uang itu bekerja untuk anda.

Membeli sebidang tanah, investasi, mulai usaha, dsb. Lakukan semua riset yang diperlukan sebelum anda memulai dan ingat terus goal ini didalam pikiran anda: membuat uang dari uang anda, 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Walaupun pada waktu anda tidur, ia akan menggunung, mengumpulkan sebuah momentum dan memperbesar ukurannya sejalan dengan waktu. Ini seperti sebuah benih yang bertumbuh, matang, dan mengeluarkan buah pada musimnya. Ia akan terus berbuah bila anda membiarkannya bertumbuh terus. Perubahan hanya akan terjadi ketika anda yakin akan prinsip yang akan anda gunakan sehingga mendorong usaha yang diperlukan untuk mengubah kebiasaan anda dan menerapkan prinsip ini ke dalam tindakan.

7. Keluar dari Hutang

Hutang seringkali menjadi penyebab pernikahan hancur, dan juga hutang :

· Menyerap semua pemikiran kreatif

· Membuat kesehatan tubuh dan mental turun

· Membebani anda dengan tekanan

· Membatasi kesempatan anda untuk berinvestasi

Untuk keluar dari lingkaran hutang, anda harus mengambil tindakan, membuat anggaran dan hidup dalam jangkauan anda merupakan cara yang paling baik untuk memperbaikinya.

Bila anda memerlukan nasihat dan pelatihan, dapatkan dari sumber yang propesional, dan sedikit demi sedikit lunasi hutang anda. Begitu anda keluar dari hutang, terus jangan pernah berhutang lagi!

8. Berhati-hati dengan Keluarga dan Teman-teman

Kelihatannya sedikit kasar untuk anda berhati-hati terhadap keluarga dan teman-teman anda, tetapi seseorang harus melakukan itu.

Apabila anda mempunyai uang yang sudah ditabung atau baru mulai menabung, ada beberapa perangkap di depan yang sedang menghadang anda. Anda harus mengenali perangkap itu…dan menghindarinya.

1. Keluarga amat special

Makin banyak uang yang anda tabung, makin banyak ini akan di deteksi oleh orang-terutama keluarga, teman dekat, kolega dan mereka ingin mendapatkan sebagian dari tabungan itu.

2. Mari saya tolong kamu

Banyak orang di luar sana yang mempunyai kemampuan untuk “menolong kamu” untuk mengembangkan gaya hidup anda melebihi dari apa yang anda rencanakan dan anggarkan. Mereka melihat anda menabung uang dan karena itu mereka mendorong anda untuk membeli lebih dan menabung lebih sedikit. Mereka berpikir mereka sebetulnya menolong anda, tetapi pada kenyataannya mereka mengalihkan perhatian anda dari goal yang sudah anda tentukan sebelumnya. Hati-hati dan ambil tindakan untuk terus tinggal pada rel yang sudah anda rencanakan.

3. Membiarkan mereka membasahi pikiran anda

Keinginan dan alasan anda untuk menjadi pintar dengan uang anda adalah milik anda, dan bukan milik seorangpun dari keluarga atau teman-teman anda. Keluarga dan teman secara terus menerus melemparkan air dingin ke atas bara api yang menyala karena kehebatannya, memadamkan api karena keluarbiasaanya, dan mencabut benih karena potensinya.

Tentu saja, anda harus peka dan baik hati terhadap mereka, tetapi hindari perangkap ini!

9. Harapan Realistis

Komunitas kita sekarang menginginkan apa saja yang sudah siap saji, tinggal panaskan, tinggal tuang, dan tinggal apa saja! Segalanya harus instant atau kita tidak tertarik. Dan di atas semuanya itu, kita tidak ingin mengangkat jari kita kalau perlu untuk mendapatkannya. Untuk mempunyai harapan yang realistis, adalah sangatlah penting dan vital untuk menerima:

· Ini akan memerlukan waktu,

· Ini akan tidak instant,

· Ini akan memerlukan usaha, dan

· Ini akan bekerja kalau anda terus mempunyainya dan tidak pernah berhenti.

Perlu waktu untuk mencapai goal financial anda, tetapi waktuadalah teman anda kalau anda mengerti akan waktu dan mengijinkan waktu ini untuk bekerja untuk keuntungan anda.

10. Cari Nasihat Bijak

Tenaga ahli memerlukan memerlukan biaya, tetapi semuanya ini berguna ketika mereka dapat menabung uang lebih hemat untuk anda daripada biaya yang anda bayar untuk mereka untuk mengurangi kesalahan yang mahal yang sudah terjadi. Mendapatkan nasihat bijak dapat memaksimalkan uang anda dengan meminimalkan waktu anda yang akan terbuang dengan cara belajar dari mereka yang sudah ahli dan berpengalaman. Waktu adalah uang!

11. Jangan Pernah Pakai uang Yang Anda Sedang Tabung

Jangan pernah, dalam segala keadaan menggunakan apa yang sudah anda tabung! Jangan, dan jangan pernah anda lakukan itu! Jangan juga ijinkan hal ini menjadi pilihan untuk anda.

Lihat dari sisi ini: kalau seorang petani mengalami musim dingin yang amat dingin dan ia memakan semua biji gandum yang ia simpan..apa yang akan terjadi ketika waktu menanam tiba, apa yang bisa ia tanam? Tidak ada!

Hal yang sama diterapkan kepada anda dan saya. Bila kita menggunakan semua apa yang kita sudah tabung-meskipun alasan sebaik apapun, itu TIDAK RELEVAN-karena kita tidak punya sisa apapun.

Kalau anda harus menggunakannya, gunakan hanya sebagian dari uang hasil bunganya saja yang anda sudah peroleh dari tabungan sehingga tabungannya akan tetap terus berbunga.

12. Lihat Setiap Orang akan Terpegaruhi

Menjadi pintar dengan uang anda akan mempengaruhi setiap orang dalam kehidupan anda. Ini sangat penting untuk anda melihat hal ini. Realitas ini akan memberikan kekuatan pemikiran kepada beberapa orang, tetapi hanya biasa-biasa saja untuk mereka yang tidak bertanggung jawab dengan masalah keuangannya.

Ada efek yang memisahkan dalam hubungan anda dengan keuangannya! Setiap orang dalam keluarganya akan membayar harganya. Membayar “harga” itu dapat menyebabkan hancurnya kepercayaan; kehilangan kesempatan; pengalaman buruk; kebutuhan tidak pernah terpenuhi; mimpi yang tidak pernah menjadi realitas; dan kekurangan uang, waktu, atau kesehatan.

Penelitian sudah memperlihatkan bahwa stress yang disebabkan masalah keuangan terhadap kesehatan anda dapat mengakibatkan berjangkitnya penyakit-penyakit dalam diri seseorang. Rasa damai dalam pikiran anda adalah sebuah usaha yang sangat berharga untuk menjaga keseimbangan dan menghilangkan ketakutan atas pengalaman buruk keuangan.

13. Integritas Sebagai Aset

Integritas tidak hanya sebuah asset, tetapi ia juga satu yang paling sulit untuk kita temukan pada diri orang-orang pada akhir-akhir ini. Pengusaha di seluruh dunia secara konstan mengatakan,”Sulit sekali untuk mendapatkan pertolongan yang sejati akhir-akhir ini.”

Apa yang mereka cari adalah orang-orang dengan integritas, sebagai hasilnya, yang jujur, cerdas rajin, peka,penuh pertimbangan, penolong, dan kerja keras. Tanpa integritas, ini hanya masalah waktu sampai sesuatu masalah keluar.

Untuk itu, integritas adalah dasar dimana dasar dari semua kesuksesan, apakah sukses keuangan atau lainnya. Maka ketika ada tantangan yang yang terelakkan dating, kita dapat maju ke depan dengan penuh percaya diri, damai, dan penuh antisipasi.